Qualcomm telah meluncurkan prosesor Snapdragon X2 Plus tingkat rendahnya di CES 2026, menargetkan lebih banyak pembeli laptop. Chip ini, yang diharapkan tersedia di perangkat pada akhir bulan Maret, mewakili upaya Qualcomm untuk menawarkan kinerja kompetitif dengan harga yang lebih terjangkau. Langkah ini dilakukan ketika harga laptop semakin mahal, menjadikan keterjangkauan sebagai medan pertempuran utama bagi produsen.
Proses Baru, Manfaat yang Dikenal
Prosesor Snapdragon X2 Plus dibangun pada proses 3 nanometer (nm), sebuah peningkatan dibandingkan proses 4nm yang digunakan pada generasi seri Snapdragon X sebelumnya. Proses yang lebih kecil ini memungkinkan kepadatan chip yang lebih besar dan kecepatan clock yang lebih cepat, meskipun hal ini juga menimbulkan tantangan dalam manajemen panas. Untuk konteksnya, M3 Apple dan AMD Ryzen AI Max juga menggunakan teknologi 3nm, sementara Intel sudah beralih ke proses 2nm yang lebih canggih dengan generasi Panther Lake-nya.
Peningkatan Kemampuan AI
Seperti chip kelas atas, chip X2 Plus dilengkapi dengan 80 TOPS Neural Processing Unit (NPU) untuk tugas kecerdasan buatan, naik dari 45 TOPS pada model sebelumnya. NPU baru mendukung tipe data FP8, yang dapat mempercepat beban kerja AI. Qualcomm saat ini memimpin dalam kinerja NPU di atas kertas, meskipun perbandingan dengan pesaing seperti chip 133 TOPS M5 milik Apple memerlukan pertimbangan tentang perbedaan total platform TOPS dari TOPS tingkat komponen.
Menyeimbangkan Kinerja dan Harga
Chip Snapdragon X2 Plus dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kinerja dan biaya. Dengan mengundurkan diri dari Snapdragon X2 Elite yang lebih bertenaga, Qualcomm bertujuan untuk membuat komputasi efisiensi tinggi lebih tersedia di lebih banyak jenis laptop. Perusahaan mengklaim peningkatan dalam masa pakai baterai, grafis, dan kinerja secara keseluruhan, menjadikan X2 Plus pilihan yang tepat bagi konsumen arus utama yang mencari pengalaman PC modern.
Peluncuran chip Snapdragon X2 Plus menandakan komitmen Qualcomm untuk menantang pembuat chip PC mapan dengan menawarkan kinerja kompetitif pada titik harga yang lebih terjangkau, dan perusahaan yakin bahwa ketersediaan yang lebih luas akan mendorong adopsi di pasar di mana biaya semakin penting.





























