Samsung bersiap untuk merilis smartphone lipat tiga pertama yang siap untuk konsumen, yang diungkapkan pada KTT CEO APEC di Korea Selatan. Perangkat tersebut, yang saat ini belum disebutkan namanya, kabarnya akan tiba pada bulan November atau Desember, menandai masuknya langsung Samsung ke dalam ceruk pasar yang sudah ditempati oleh Huawei. Langkah ini penting karena menunjukkan komitmen Samsung untuk memimpin dalam teknologi layar lipat—medan pertempuran utama di masa depan desain ponsel pintar.
Evolusi Ponsel Lipat
Samsung telah menjadi pionir ponsel lipat sejak 2019 dengan Galaxy Fold asli dan seri Z Flip berikutnya. Namun, Huawei berhasil meraih keunggulan dengan meluncurkan perangkat lipat tiga miliknya, Mate XT, pada tahun 2024. Produk baru Samsung merupakan respons langsung terhadap persaingan ini, yang bertujuan untuk menegaskan kembali dominasinya di pasar perangkat lipat kelas atas. Peralihan dari desain engsel tunggal (seperti Z Fold 7) ke sistem engsel ganda memungkinkan ponsel ini menyusut ke ukuran yang ringkas dengan layar luar 6,5 inci, dan meluas menjadi layar 10 inci seperti tablet saat dibuka.
Desain dan Fitur Utama
Lipat tiga Samsung berbeda dari Huawei Mate XT dalam mekanisme lipatnya. Meskipun Mate XT menggunakan bentuk “Z” bergaya akordeon, desain Samsung terlipat ke dalam seperti yang digambarkan sebagai bentuk “G”. Meskipun Samsung mencap lini produk lipatnya sebagai seri Z, perusahaan belum mengadopsi bentuk tersebut untuk produk ini. Prototipe yang dipamerkan mencakup kamera depan pada layar bagian dalam dan luar.
Masalah Harga dan Daya Tahan
Perangkat baru ini diperkirakan akan lebih mahal daripada Galaxy Z Fold 7 saat ini, yang dibanderol dengan harga $2.000. Foto prototipe menimbulkan pertanyaan tentang daya tahannya, karena Samsung belum mendemonstrasikan proses pelipatan atau mengatasi potensi kekhawatiran terkait dua lipatan pada layar. Keheningan perusahaan terhadap masalah ini menunjukkan kemungkinan penundaan dalam penyelesaian desain untuk produksi massal.
Gambaran Lebih Besar
Langkah Samsung menggarisbawahi semakin pentingnya ponsel lipat sebagai segmen pasar premium. Persaingan ini juga memberikan tekanan pada Apple yang belum memasuki sektor ponsel lipat. Jika berhasil, ponsel lipat tiga Samsung dapat menetapkan standar baru untuk faktor bentuk seluler dan semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin inovasi dalam industri ponsel pintar.
Peluncuran ini bukan hanya tentang perangkat lain; ini tentang apakah Samsung dapat terus mendikte arah desain ponsel cerdasnya sebelum pesaingnya—termasuk Apple—mengejarnya.





























