Aplikasi Gedung Putih Menimbulkan Masalah Privasi dan Keamanan yang Serius

14

Gedung Putih baru-baru ini meluncurkan aplikasi seluler, yang diberi judul “Gedung Putih”, yang dirancang untuk menyediakan akses langsung ke informasi administrasi. Namun, pemeriksaan lebih dekat mengungkapkan kelemahan privasi dan keamanan signifikan yang oleh para ahli disebut mengkhawatirkan.

Fitur dan Konten Aplikasi

Antarmuka aplikasi ini mencakup materi promosi yang menampilkan Presiden Trump, serta poin data seperti harga bahan makanan pada umumnya. Ia juga dilengkapi kalkulator lembur, tautan ke outlet berita pilihan (Fox News dan Newsmax), dan siaran pers Gedung Putih. Pengguna mendapatkan akses ke siaran langsung konferensi pers, media sosial Gedung Putih, dan foto kepresidenan.

Pelacakan Data dan Koneksi Pihak Ketiga

Peneliti keamanan dengan cepat mengidentifikasi kerentanan kritis. Versi Android dari aplikasi ini diketahui melacak lokasi pengguna setiap 4,5 menit, dan membagikan data ini—bersama dengan notifikasi dan kemungkinan nomor telepon—dengan server eksternal. Selain itu, aplikasi ini menggunakan kode penyematan YouTube yang dihosting di akun GitHub pribadi, sehingga berpotensi menimbulkan satu titik kegagalan jika akun tersebut disusupi.

Pengungkapan App Store yang Menyesatkan

Versi iOS dari aplikasi tersebut menyatakan kepada App Store bahwa aplikasi tersebut tidak mengumpulkan data lokasi, meskipun memiliki kemampuan teknis untuk pelacakan GPS. Meskipun masih belum jelas apakah pelacakan tersebut diterapkan secara aktif, kehadiran kode tersebut menimbulkan pertanyaan serius tentang transparansi.

Kurangnya Tindakan Keamanan Dasar

Para peneliti di Atomic Computer Services mengamati bahwa aplikasi tersebut bahkan tidak memiliki perlindungan keamanan dasar, dan menyatakan bahwa mereka telah “mengaudit aplikasi untuk startup dengan tiga karyawan yang memiliki keamanan lebih baik dari ini.” Kekurangan ini sangat memprihatinkan mengingat aplikasi yang disponsori pemerintah dirancang untuk menyebarkan informasi, bukan untuk mengeksploitasi data pengguna.

Reaksi Ahli

Pusat Demokrasi dan Teknologi menyatakan keprihatinannya terhadap aplikasi tersebut, dengan menyatakan bahwa meskipun aplikasi seluler dapat meningkatkan aksesibilitas pemerintah, pemerintahan ini telah berulang kali merusak kepercayaan publik terhadap privasi. Aplikasi ini menimbulkan keraguan lebih lanjut tentang cara lembaga federal menangani data pribadi.

“Aplikasi seluler dapat menjadi alat yang berguna untuk membuat pemerintahan lebih mudah diakses. Namun pemerintahan ini telah memberikan banyak alasan kepada masyarakat untuk mengkhawatirkan privasi mereka, dan aplikasi ini hanya menimbulkan lebih banyak pertanyaan tentang apa yang dilakukan pemerintah federal dengan data pribadi kita.”
— Juru Bicara, Pusat Demokrasi dan Teknologi

Gedung Putih belum mengeluarkan tanggapan publik terhadap kekhawatiran ini.

Langkah-langkah keamanan aplikasi yang lemah, pengungkapan yang menipu, dan kemampuan pelacakan yang agresif menjadikannya unduhan berisiko tinggi bagi pengguna mana pun. Mengunduh aplikasi membawa risiko privasi yang tidak perlu, dan para ahli menyarankan untuk menghindarinya sepenuhnya.