Apple telah merilis prosesor M5, memperbarui MacBook Pro 14 inci dasar sambil meninggalkan model lain dalam jajaran produk dengan silikon lama. Langkah ini menempatkan Pro entry-level di depan konfigurasi kelas atas dalam hal kekuatan pemrosesan, sebuah posisi yang tidak biasa untuk tingkatan produk Apple. Pembaruan ini dilakukan kurang dari setahun setelah chip M4 debut, pertama di iPad Pro dan kemudian di MacBook Pro tertentu, yang menunjukkan bahwa Apple sedang mempercepat siklus rilis chipnya.
Klaim Performa M5
Chip M5 mempertahankan konfigurasi inti 10-CPU dan 10-GPU dari pendahulunya tetapi memperkenalkan Neural Accelerator di setiap inti GPU. Apple mengklaim ini menghasilkan kinerja AI hingga 3,5x lebih cepat dibandingkan M4 dan hingga 6x lebih cepat dibandingkan chip M1 lama.
Selain AI, Apple menyoroti peningkatan kinerja dalam aplikasi profesional:
- Grafik hingga 1,6x lebih cepat di aplikasi pro
- Kecepatan bingkai hingga 1,6x lebih tinggi dalam bermain game
- Performa multithread 20% lebih cepat
- Peningkatan video AI hingga 1,8x lebih cepat (Video Topaz)
- Rendering 3D hingga 1,7x lebih cepat (Blender)
- Waktu pembuatan hingga 1,2x lebih cepat (Xcode)
Kecepatan penyimpanan juga meningkat dua kali lipat, dengan penyimpanan hingga 4TB kini tersedia.
Harga dan Ketersediaan
M5 MacBook Pro yang diperbarui mulai dari $1.599, harga yang sama dengan generasi sebelumnya. Ini mencakup RAM 16GB dan SSD 512GB. Desain dan tampilannya tetap tidak berubah, menampilkan layar Liquid Retina XDR mini-LED 14,2 inci dengan resolusi 3.024×1.964.
Praorder dimulai hari ini, dengan pengiriman dijadwalkan dimulai pada 22 Oktober. Daya tahan baterai diperkirakan akan tetap kompetitif, menawarkan hingga 24 jam dengan sekali pengisian daya.
Jajaran MacBook Saat Ini: Pemandangan Campuran
Khususnya, pembaruan M5 hanya berlaku untuk MacBook Pro 14 inci dasar. Model 14 inci kelas atas masih mengandalkan M4 Pro, dan semua MacBook Pro 16 inci dilengkapi dengan chip M4 Pro atau M4 Max. Lini MacBook Air juga tetap menggunakan platform M4. Hal ini menciptakan situasi yang tidak biasa ketika MacBook Pro paling murah menawarkan silikon terbaru. Apple mungkin mengatasi perbedaan ini dalam pembaruan di masa mendatang, namun untuk saat ini, keputusan membeli MacBook mana memerlukan pertimbangan cermat antara kebutuhan kinerja versus anggaran.





























